Minggu, 04 September 2016

Manfaat Srikaya Blimbing wulung dan Pepaya



Srikaya (Annona squamosa)
Srikaya berasal dari kawasan Amerika tropis dan bisa tumbuh di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.
Srikaya akan mulai berbuah setelah ditanam selama 1-2 tahun. Biasanya tanaman ini akan berbunga pada bulan januari – Desember. Banyaknya buah yang dihasilkan tergantung pada pengairan, pemberian pupuk dan pemangkasan.
Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.
Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.



Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi)
Belimbing sayur atau belimbing wuluh tidak sama dengan buah belimbing, belimbing sayur biasanya digunakan oleh para ibu untuk memasak.
Setiap bagian dari belimbing wuluh memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit dan bermanfaat juga untuk kecantikan.
Beberapa manfaat dari belimbing wuluh diantaranya untuk mengatasi sariawan, mencegah hipertensi, mengatasi jerawat, mengatasi panu, mengatasi diabetes, mengatasi sikat gigi, mengobati batuk, melegakan nafas dan mencaikan dahak.
Untuk mengobati jerawat kamu bisa menggunakan 3 buah belimbing wuluh yang segar, cuci bersih lalu diberi parut dan beri sedikit garam. Tempelkan hasil parutannya pada area wajah yang berjerawat. Lakukan dua kali sehari.
Bagi kamu yang sedang menderita penyakit diabetes, kamu juga bisa mencoba pengobatan dengan belimbing wuluh. Siapkan 6 buah belimbing wuluh yang sudah dilumatkan, lalu rebus dengan segelas air sampai airnya tersisa setengah. Setelah itu disaring, minum 2 kali sehari.

Pepaya (Carica papaya L.)
Pohon pepaya sering kita ditemui dimana-mana, di pekarangan rumah atau di kebun-kebun. Orang sunda biasa menyebutnya “gedang”, kalau orang jawa biasa menyebutnya “kates”.
Daging pepaya yang masih muda biasa digunakan sebagai sayuran, atau bisa juga dirujak. Dagingnya yang sudah matang sangat enak untuk dimakan. Daun pepaya yang muda bisa juga digunakan sebagai lalapan makan dengan sambal.
Buah pepaya banyak dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin, salah satunya vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata.
Manfaat buah pepaya banyak sekali, pepaya sering digunakan sebagai pengobatan herbal seperti untuk menurunkan demam, disentri, obat malaria, keputihan dan memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar.
Dokter Wahyu Triasmara menuturkan bahwa biji buah pepaya bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL dalam darah dan menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Biji pepaya bisa dikonsumsi sebagai jus dengan cara diblender terlebih dahulu
>>semoga bermanfaat-diambil dari berbagai sumber<<

Tidak ada komentar: