Daun Kemuning
(Murrayae paniculata)
Kemuning mengandung beberapa senyawa
dari golongan kumarin yang berhasil diisolasi seperti pranferin, murrangatin,
murralonginal, isopropylidene dan murrmeranzin.
Daun kemuning bisa digunakan untuk
mengobati diare, sakit gigi, datang haid tidak teratur, radang buah zakar,
infeksi saluran kencing, pelangsing tubuh, disentri dll.
Untuk mengobati infeksi saluran
kencing, siapkan daun kemuning segar sekira 35 gram dicuci bersih lalu
tambahkan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa air setengahnya. Setelah dingin,
daunnya disaring dan bisa diminum 3 kali dalam sehari.
Daun Dewa (Gynura
divaricata)
Daun dewa mengandung senyawa
saponin, flavonoid dan minyak atsiri. Daun dewa berkhasiat untuk mengobati
muntah darah dan payudara bengkak.
Daun dewa bisa juga digunakan untuk
melancarkan sirkulasi darah, mengobati luka memar, menurunkan tekanan darah
tinggi, menghentikan pendarahan, pereda rasa nyeri (analgesik), penurun panas,
kencing manis atau diabetes mellitus dan sebagai obat pembersih racun dalam
tubuh.
Pengobatan dengan daun dewa bisa
dengan daun segar yang disajikan secara langsung atau dalam bentuk ekstraknya.
Untuk menurunkan tekanan darah
tinggi, ambil tujuh lembar daun dewa yang cukup lebar dan siap panen, kemudian
direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa kira-kira dua gelas.
Air rebusan yang tersisa bisa
diminumkan dua kali dalam sehari sesudah makan. Atau bisa juga daun dewa
dijadikan sebagai lalapan makan.
Untuk obat luka memar, gunakan daun
dan umbi daun dewa seberat 20 gram dan daun daun jarak yang masih segar 10
lembar. Lalu, haluskan ketiganya sampai halus, setelah itu tapalkan pada daerah
yang memar.
>> semoga bermanfaat-diambil dari berbagai sumber<<<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar